Disdikbud Kaltim

Disdikbud Kaltim Akan Tempatkan Guru PPPK Yang Lolos Passing Grade

Garda.co.id, Samarinda– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim dalam menyikapi persoalan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang telah lolos passing grade pada 2021 lalu dipastikan segera mendapat penempatan.

Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Kaltim, Armin menyebutkan bahwa bagi guru juga diberikan kesempatan untuk mendaftar lagi, karena hal itu sejalan juga dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud).

“Mereka (guru-guru lolos passing grade) bisa mendaftar lagi, tapi mendapat skala prioritas. Jadi mereka nanti mendaftar, kemudian disesuaikan, dan menunggu penempatan,” ungkap Armin Kamis (9/11/23).

Diketahui, sejumlah guru PPPK yang lolos passing grade pada 2021 itu beberapa kali mengeluh karena mereka masih tak mendapat kepastian untuk penempatan. Aduan tersebut pun telah disampaikan sejak akhir 2022 lalu.

Para guru itu juga sedang menanti Surat Keputusan (SK). Kemudian, SK itu ditujukan ke Pemprov Kaltim dan Disdikbud Kaltim bakal memetakan penempatan para guru.

“Mereka berharap, penempatannya itu sesuai dengan domisili asal. Nanti kita akan melihat. Ketika ada SK akan kami lihat, sekolah mana yang membutuhkan. Kita sesuaikan mana yang terdekat domisilinya,” sambung Armin.

Dicontohkannya, semisalnya ada kebutuhan untuk guru mata pelajaran matematika. Maka, pihaknya akan mengecek kembali sekolah mana saja yang membutuhkan guru untuk matpel itu dan mempertimbangkan domisili guru terkait.

“Itu kan dari pusat. Kami kan menunggu dari pusat. Mereka kan sudah lulus tapi belum ada SK penempatan. Nah tahun ini dibuka, mereka akan diprioritaskan untuk 105 orang,” tambahnya.

Diketahui, hingga saat ini tercatat ada 79 guru yang kembali mendaftar untuk mendapat penempatan. Sedangkan 26 sisanya, Armin juga belum tahu mengapa belum ada yang mendaftarkan diri.

BACA JUGA :  Disdikbud Kaltim Berikan Pemahaman Terkait Pentingnya Kurikulum Merdeka

“Sudah ada 79 orang mendaftar lagi untuk mendapat penempatan. Kami tak tahu mengapa 26 orang sisanya belum mendaftarkan diri,” tutupnya. (mal/adv)

Back to top button