Prihatin atas Longsor di Batuah, Hairendra Kawal Solusi bagi Warga Terdampak
Garda.co.id, Tenggarong– Musibah tanah longsor yang terjadi di wilayah Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), belum lama ini mengundang keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Tak terkecuali dari anggota DPRD Kukar Dapil V, Hairendra, yang menyampaikan rasa duka dan kepeduliannya atas kejadian tersebut.
“Kami sangat prihatin dan berduka atas musibah tersebut,” ujar Hairendra dalam pernyataannya, Kamis (10/07/2025).
Menurutnya, bencana ini tidak hanya berdampak pada aksesibilitas jalan, tetapi juga terhadap kehidupan warga di sekitar lokasi longsor yang kini harus menghadapi ketidakpastian.
Sebagai bagian dari lembaga legislatif, Hairendra menegaskan bahwa DPRD Kukar telah bertindak cepat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Mengingat lokasi longsor berada di ruas jalan nasional, langkah koordinatif pun segera dilakukan dengan pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN).
“Dari sisi kelembagaan, kami sudah bekerja maksimal. Karena itu merupakan ruas jalan nasional, kami telah berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional. Alhamdulillah, kini sudah ada respons dan aktivitas perbaikan di lapangan,” jelasnya.
Proses perbaikan infrastruktur di lokasi longsor disebut Hairendra sebagai langkah awal untuk memulihkan konektivitas dan memastikan keselamatan pengguna jalan.
Ia menyambut baik respons cepat pemerintah pusat melalui balai jalan yang kini mulai melakukan penanganan teknis di lapangan.
Namun demikian, Hairendra menekankan bahwa tanggung jawab tak hanya berhenti pada infrastruktur. Hal yang tak kalah penting adalah mencari solusi terbaik bagi warga yang terdampak secara langsung oleh bencana tersebut, baik dari sisi tempat tinggal, keselamatan, maupun kebutuhan dasar lainnya.
“PR selanjutnya adalah mencari solusi terbaik bagi warga terdampak, baik melalui Pemkab maupun dukungan dari perusahaan,” katanya.
Ia juga mendorong agar pemerintah daerah segera melakukan pendataan detail terhadap warga terdampak dan mengupayakan penanganan berbasis kolaborasi, termasuk melibatkan sektor swasta yang memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.
Menurut Hairendra, penanganan bencana harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya reaktif terhadap kerusakan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek sosial dan pemulihan psikologis warga. Ia berharap semua pihak bergerak bersama, mulai dari pemerintah, DPRD, hingga perusahaan dan masyarakat sekitar.
Dalam waktu dekat, ia berencana melakukan kunjungan ke lokasi bencana untuk memastikan penanganan berjalan baik serta mendengar langsung aspirasi dan kebutuhan warga.
“Kami akan terus memantau dan siap menyampaikan apa pun yang diperlukan demi pemulihan yang cepat dan tepat,” pungkasnya.
Dengan perhatian yang konsisten, Hairendra ingin memastikan bahwa warga Batuah tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit ini. “Kehadiran negara harus nyata, dan kami sebagai wakil rakyat akan terus mengawal itu,” tutupnya. (Adv/fa)






