DPRD KukarPariwara

Andi Faisal Siap Kawal Aspirasi Masyarakat Loa Kulu

Garda.co.id, Tenggarong– Komitmen untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat kembali ditegaskan Ketua Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Andi Faisal.

Meski bukan berasal dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Loa Kulu–Loa Janan, ia menegaskan kesiapannya untuk mengawal aspirasi yang disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Apdesi Loa Kulu dan masyarakat, beberap waktu lalu.

Dalam forum tersebut, Andi Faisal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan legislatif dalam memperjuangkan anggaran pembangunan.

Menurutnya, komunikasi dan strategi menjadi kunci agar usulan masyarakat dapat terakomodasi dengan baik.

“Tidak bisa juga teman-teman Apdesi Loa Kulu menyalahkan daerah lain yang mendapatkan anggaran lebih besar. Ini kembali ke bagaimana teman-teman DPRD bisa memajukan dapilnya masing-masing,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran aktif setiap anggota DPRD dalam memperjuangkan dapilnya akan sangat menentukan seberapa besar porsi pembangunan yang diperoleh.

Karena itu, setiap wakil rakyat dituntut menjalankan sumpah jabatannya dengan penuh tanggung jawab.

“Setiap anggota dewan disumpah untuk memperjuangkan masyarakat. Jadi soal dapil ini sebenarnya bukan alasan. Kalau untuk kepentingan rakyat, kita harus bersama-sama,” ungkapnya.

Meski tidak berasal dari dapil Loa Kulu–Loa Janan, ia memastikan tetap akan ikut mengawal kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

“Saya pribadi, walaupun bukan dari dapil Loa Kulu, akan tetap bantu. Sudah menjadi komitmen kami di Komisi IV untuk memperjuangkan aspirasi ini,” tegasnya.

Dalam RDP itu, masyarakat dan Apdesi Loa Kulu mengajukan empat program prioritas untuk segera ditindaklanjuti, yakni dua proyek perbaikan jalan, pembangunan jembatan, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan. Andi Faisal menilai usulan tersebut cukup realistis.

“Barang itu tidak susah lah. Kalau serius dianggarkan, satu sampai dua tahun ke depan bisa tuntas,” katanya.

BACA JUGA :  DPRD Samarinda Targetkan Dalam 1,5 Bulan, Sosialisai Raperda Rampung

Ia pun berharap, dengan pengawalan yang konsisten, pembangunan di Loa Kulu dapat semakin maju dalam lima tahun ke depan.

Baginya, RDP ini bukan hanya ruang menyampaikan keluhan, tetapi momentum penting agar suara masyarakat desa benar-benar terhubung dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Kalau konsisten, Insya Allah dalam lima tahun mendatang Loa Kulu akan jauh lebih baik dari sekarang,” pungkasnya. (Adv/fa)

Back to top button