PariwaraPEMKAB KUKAR

PKN Tingkat II LAN RI, Wabup Rendi Jadi Mentor Kepala BPKAD Kukar

Garda.co.id, Kutai Kartanegara – Wakil Bupati (Wabup) Kutai Kartanegara (Kukar) H. Rendi Solihin, menjadi mentor seminar proyek perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) tingkat II Angkatan XIV tahun 2022, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar, Sukotjo di Lantai II Kantor Puslatbang KDOD, Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, Ringroad III, Samarinda, Kamis (10/11) sore.

Kegiatan tersebut, diawali pemaparan Kepala BPKAD Sukotjo dihadapan Coach (Pelatih) Bambang Subagio dan narasumber (penguji) Muhammad Aswad dengan tema “Pertanggungjawaban Online Cepat Akurat, Angkuntabel, Ekonomis, dan Pasti (PBO CAKEP)”.

Setelah menyampaikan paparannya, dilanjutkan dialog dan beberapa pertayaan dari coach dan penguji terkait tema yang dipaparkan oleh kepala BPKAD tersebut.

Rendi, mengatakan berawal karena perhatian dirinya dan Bupati Kukar Edi Damansyah atas lambat dan berbelitnya proses pembuatan dokumen pendukung SPJ pada saat sistem pembayaran online sudah dilakukan Kukar.

Sehingga Proyek Perubahan Pemkab Kukar mendukung sepenuhnya untuk segera diimplementasikan untuk mempercepat pembangunan di Kukar melalui percepatan penyusunan pertanggung-jawaban belanja.

Menurutnya, dalam masa implementasi sebagai mentor telah berulang kali membicarakan dengan Project Leader mulai dari desain implementasinya sampai kapan rencana akan dilaksanakan. Dan karena proyek perubahan ini dimaksudkan dalam rangka mengatasi permasalahan pertanggungjawaban belanja mulai dari lambatnya penyelesaian SPJ, keakuratan dan keakuntabilitasan yang kurang memadai karena banyaknya dokumen pendukung SPJ, tidak ekonomisnya SPJ karena banyaknya anggaran yang dibutuhkan untuk penyelesaian SPJ, dan kepastian hukum yang kurang memadai karena bukan merupakan produk sistem sehingga dengan adanya PBO harapannya penyelesaian SPJ dapat dilakukan dengan Cepat, Akurat, AKuntabel, Ekonomis dan Pasti atau dapat diakronimkan menjadi CAKEP.(Mk/Adv)

BACA JUGA :  Mimi Soroti Kurangnya Tenaga Pendidik, Permasalahan Dasar Dunia Pendidikan di Kaltim
Back to top button