Ananda Sebut Pemerintah Harus Hadirkan Gebrakan Baru Atas Pendapatan Sungai Mahakam
Garda.co.id, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim) kecewan dengan kecilnya penerimaan negara bukan pajak (PNBP) yang dihasilkan dari aktivitas Sungai Mahakam.
Sebagai informasi, data KSOP menunjukan pendapatan yang dihasilkan dari aktivitas tersebut sekitar Rp395 miliar per tahunnya, tidak relevan dengan padatnya aktivitas batubara yang tiap hari memadati sungai terpanjang di Kaltim itu.
Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, mengatakan sungai mahakam memegang peranan penting atas industri yang ada di Kaltim.
“Mahakam itu urat nadi ekonomi Kaltim, tapi penerimaannya hanya Rp395 miliar. Itu jauh dari ideal,” sebutnya.
Ananda menilai dengan mengoptimalkan alur sungai maka dapat memperkuat struktur keuangan daerah, terutama di tengah pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Sehingga Kaltim dapat mandiri dan tidak bertumpu penuh atas bantuan pusat.
“Kalau pendapatan daerah meningkat, layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan bisa lebih terpenuhi, dan pembangunan infrastruktur bisa menjangkau kawasan yang lebih luas,” tuturnya.
Ia mendorong pemerintah daerah menyiapkan langkah strategis, termasuk memperkuat koordinasi dengan KSOP, Pelindo, dan Perusda MBS.
“Mahakam punya potensi besar. Jika tidak ada gebrakan baru, penerimaannya akan tetap segitu-segitu saja,” tandasnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






