DPRD KukarPariwara

Ahmad Yani Dorong Pemekaran Kecamatan Loa Janan untuk Percepatan Pembangunan

 

Garda.co.id, Tenggarong– Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan perlunya pemekaran wilayah di Kecamatan Loa Janan sebagai langkah strategis mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan pelayanan publik.

Hal itu ia sampaikan saat menggelar Reses Tahap II Masa Sidang III di Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Yani menilai Loa Janan sudah saatnya dimekarkan karena luas wilayah yang besar serta jumlah penduduk yang terus meningkat.

Menurutnya, kondisi itu membuat pelayanan pemerintahan dan distribusi pembangunan belum berjalan optimal.

“Kecamatan Loa Janan sudah saatnya dimekarkan. Penduduknya besar, wilayahnya luas. Kalau kita bagi dua, maka pelayanan bisa lebih cepat dan pembangunan lebih merata,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah desa, seperti Loa Duri Ilir, Loa Duri Ulu, Bakungan, Purwajaya, dan Tani Bakti, memiliki potensi untuk membentuk kecamatan baru.

Ahmad Yani menambahkan, pemekaran ini juga menjadi kompensasi atas berkurangnya wilayah Kukar yang masuk ke dalam kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Beberapa wilayah Kukar sekarang sudah masuk IKN, termasuk dua kecamatan yang hilang sepenuhnya. Maka untuk menjaga keseimbangan administrasi dan pembangunan, pemekaran jadi prioritas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ahmad Yani menegaskan bahwa pemekaran akan membuka peluang bagi desa-desa berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru.

Dengan dukungan kelembagaan dan percepatan pembangunan infrastruktur, desa-desa tersebut bisa berperan sebagai motor penggerak ekonomi dan pelayanan masyarakat.

“Jangan tunggu terlalu lama. Kalau kita siapkan sekarang, maka dalam waktu dekat sudah bisa terlihat dampaknya,” tambahnya.

Ia memastikan DPRD Kukar akan mendorong pembentukan tim kajian pemekaran wilayah serta mengawal prosesnya bersama pemerintah daerah.

“Ini bukan hanya soal administrasi, tapi soal masa depan masyarakat Loa Janan. Kita harus hadir di depan untuk memperjuangkan hak mereka,” pungkasnya. (Adv/fa)

BACA JUGA :  Wali Kota Samarinda Harap Tahun Depan Ada Dukungan Untuk Kampung Nelayan
Back to top button