DPRD KukarPariwara

Atlet Kukar Berprestasi Bela Daerah Lain, DPRD Soroti Lemahnya Pembinaan Olahraga

Garda.co.id, Tenggarong– Fenomena atlet muda asal Kutai Kartanegara (Kukar) yang berhasil naik podium di ajang olahraga tingkat Kaltim, namun tidak membawa nama Kukar, menjadi sorotan serius dalam rapat pembahasan Rancangan Awal RPJMD Kukar 2025–2029 .

Sorotan datang dari Anggota Komisi I DPRD Kukar, Safruddin, yang menilai ada persoalan mendasar dalam pembinaan olahraga di daerah.

“Beberapa hari ini ada anak-anak Kukar yang naik podium, tapi yang bikin saya heran, kenapa mereka tidak mewakili Kukar? Mereka mewakili Mahulu, Kutai Barat. Ini jadi pertanyaan besar,” ucap Safruddin.

Ia mencontohkan, salah satu atlet asal Dapil III Kukar berhasil meraih podium di nomor lari 400 meter, tetapi tampil dengan seragam Kutai Barat.

“Saya bingung ada apa dengan Dispora kita ini,” tambahnya.

Menurutnya, hal ini menunjukkan lemahnya sistem pembinaan atlet di Kukar. Safruddin mempertanyakan mengapa talenta berprestasi dari Kukar justru “diambil” oleh daerah lain, padahal secara administrasi mereka adalah warga Kukar.

Ia menekankan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar seharusnya lebih aktif dalam pendataan, pembinaan, dan fasilitasi atlet potensial sejak dini, agar tidak kehilangan talenta berbakat.

“Kita punya potensi, tapi kenapa tidak bisa kita fasilitasi sendiri? Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Jika dibiarkan, lanjut Safruddin, Kukar akan dirugikan, baik dari sisi prestasi olahraga maupun citra pembinaan atlet daerah.

Rapat yang dilakukan beberapa waktu lalu itu turut dihadiri Ketua DPRD Ahmad Yani, jajaran pimpinan DPRD, Sekda Kukar Sunggono, serta Plt Kepala Bappeda Kukar, Syarifah Vanesa Vilna. Forum itu menjadi ruang evaluasi bersama terkait arah pembangunan jangka menengah daerah, termasuk di sektor olahraga.

Safruddin berharap agar RPJMD Kukar 2025–2029 benar-benar mengakomodasi pembinaan olahraga yang lebih profesional, sistematis, dan menyeluruh, sehingga potensi atlet daerah bisa dibanggakan dengan membawa nama Kukar, bukan daerah lain. (Adv/fa)

BACA JUGA :  Desman Minang Endianto Serap Aspirasi Warga Melayu saat Reses di Tenggarong
Back to top button