Akhmad Akbar Soroti Rp100 Juta Stimulus Ekraf di RPJMD Kukar, Minta Seleksi dan Monitoring Ketat
Garda.co.id, Tenggarong– Dalam rapat pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Kartanegara (Kukar) 2025–2029.
Anggota Komisi IV DPRD Kukar, Akhmad Akbar Haka Saputra, menyampaikan masukan kritis terkait program stimulus Rp100 juta bagi pelaku ekonomi kreatif (ekraf).
Politisi Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan pentingnya mekanisme seleksi yang jelas dan tepat sasaran dalam pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, sektor ekraf mencakup 17 subsektor dengan karakteristik yang sangat beragam sehingga membutuhkan skema penyaluran yang terukur.
“Kalau salah sasaran, itu seperti memberikan motor balap ber-CC tinggi kepada pembalap yang belum mahir. Bisa-bisa malah membahayakan atau sia-sia,” ucapnya.
Akhmad Akbar mengingatkan bahwa tidak semua pelaku ekraf memiliki kapasitas yang sama dalam mengelola dana sebesar itu.
Karena itu, ia mendorong adanya transparansi seleksi serta sistem monitoring yang ketat agar penggunaan anggaran daerah benar-benar berdampak.
“Kami perlu tahu berapa jumlah APBD yang dialokasikan, seperti apa proses seleksinya, dan bagaimana monitoring-nya dilakukan,” tegasnya.
Ia menambahkan, program ini akan sangat potensial jika dikelola secara profesional dengan evaluasi yang mendalam. Namun, ia juga menyoroti batasan subsektor yang masih kabur dan berisiko menimbulkan bias dalam implementasi.
“Ekraf itu garisnya abu-abu. Kita perlu lebih spesifik agar tidak hanya bagus di atas kertas,” ujarnya.
Akhmad Akbar meminta agar pemilihan penerima manfaat dilakukan berbasis potensi dan kapasitas nyata di lapangan, bukan sekadar formalitas.
Ia menegaskan bahwa DPRD Kukar siap mengawal program tersebut sebagai bentuk tanggung jawab menjalankan fungsi pengawasan.
“Kami bukan menolak stimulus, kami mendukung. Tapi pastikan benar-benar bisa diakses oleh yang layak dan berdampak. Jangan sampai program strategis seperti ini justru kehilangan makna karena salah kelola,” tutupnya.
Rapat pembahasan RPJMD ini dipimpin Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, serta dihadiri Sekda Kukar Sunggono, Plt Kepala Bappeda Kukar Syarifah Vanesa Vilna, para Wakil Ketua DPRD, dan anggota dewan lintas fraksi.
Kehadiran mereka menegaskan komitmen DPRD Kukar dalam menyempurnakan RPJMD agar sesuai dengan kondisi riil dan aspirasi masyarakat. (Adv/fa)






