DPRD KukarPariwara

Kawal Ekonomi Rakyat, Hairendra Dukung Penuh Koperasi Merah Putih di Dapil V

 

Garda.co.id, Tenggarong– Upaya pemerintah pusat dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Merah Putih terus mendapat sambutan positif dari berbagai elemen, termasuk kalangan legislatif daerah. Salah satunya datang dari anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) asal Daerah Pemilihan (Dapil) V, Hairendra, yang menyebut program ini sebagai terobosan penting bagi kemandirian ekonomi desa.

Menurut Hairendra, semangat pemberdayaan desa harus dijaga dan dikawal bersama. Ia menyebut bahwa hampir seluruh desa di wilayah dapilnya telah memulai proses pembentukan koperasi, sebagai bentuk antusiasme terhadap program yang diinisiasi pemerintah pusat tersebut.

“Kami terus memantau pelaksanaan program ini. Alhamdulillah, respons masyarakat sangat positif. Sebagian besar desa di Dapil V kini tengah memproses pembentukan Koperasi Merah Putih,” ujarnya, Kamis (10/7/2025).

Program Koperasi Merah Putih sendiri dirancang sebagai platform pemberdayaan ekonomi yang bersifat kolektif, mandiri, dan berbasis potensi lokal. Lewat koperasi, diharapkan masyarakat desa memiliki akses yang lebih luas terhadap peluang usaha dan peningkatan pendapatan.

Hairendra menegaskan, kesuksesan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat itu sendiri. Dukungan tidak boleh berhenti pada tahap regulasi atau pendirian semata, tapi juga harus menyentuh aspek pendampingan teknis dan edukasi.

“Yang kita butuhkan bukan hanya koperasi yang berdiri, tapi koperasi yang jalan. Maka, pendampingan dan pembinaan menjadi kunci agar koperasi ini benar-benar bisa hidup dan berkembang,” katanya.

Ia juga menyampaikan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, koperasi bisa menjadi tulang punggung ekonomi desa jika dijalankan secara profesional, terutama dalam mengelola sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan pelaku UMKM.

“Kalau koperasi dikelola dengan benar, ini bisa jadi lembaga ekonomi rakyat yang kuat. Potensi desa itu besar, tinggal bagaimana mengelolanya dengan sistem yang baik,” tuturnya.

BACA JUGA :  Sesuai Nomor Urut, 12 Mei PAN Kaltim Akan Mendaftar ke KPU

Selain mendorong partisipasi masyarakat, Hairendra juga meminta agar pemerintah daerah tidak abai dalam memberi perhatian. Ia menilai, peran pemkab sangat vital dalam proses monitoring, pelatihan, dan pendampingan koperasi agar keberlanjutannya terjaga.

“Pemerintah daerah harus aktif terlibat. Jangan hanya melaporkan data pembentukan koperasi, tapi juga pastikan mereka hidup, berkembang, dan mampu menjadi solusi ekonomi desa,” ujarnya.

Komitmen Hairendra dalam mengawal program ini tak lepas dari keyakinannya bahwa kekuatan ekonomi sejati dibangun dari bawah. Menurutnya, desa-desa yang mandiri secara ekonomi akan memperkuat pondasi pembangunan daerah secara keseluruhan.

“Program ini bukan sekadar proyek. Ini adalah investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat desa. Kita semua punya tanggung jawab untuk memastikan koperasi ini tumbuh sehat dan memberi manfaat nyata,” tutupnya. (Adv/fa)

Back to top button