DPRD KukarPariwara

Kamarur Zaman Terus Kawal Persoalan Sampah dan Infrastruktur: Suara Masyarakat Dapil II Jadi Prioritas

Garda.co.id, Kukar – Komitmen anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) untuk hadir langsung di tengah masyarakat bukan sekadar janji. Hal itu dibuktikan oleh Kamarur Zaman, legislator dari Fraksi Golkar yang dikenal aktif mengawal berbagai permasalahan di Daerah Pemilihan (Dapil) II, yang meliputi Sebulu, Muara Kaman, dan Tenggarong Seberang.

Pria yang akrab disapa Pak Mon ini menaruh perhatian serius pada isu pengelolaan sampah di wilayah Muara Kaman. Menurutnya, sampah bukan hanya persoalan kebersihan, tetapi juga erat kaitannya dengan peluang ekonomi masyarakat jika dikelola dengan bijak dan terstruktur.

“Pengolahan sampah itu penting, apalagi sudah ada bantuan dan dukungan dari perusahaan. Tinggal bagaimana kita siapkan lahan dan izin pengelolaannya,” ujar Pak Mon.

Ia menjelaskan bahwa saat ini Kecamatan Muara Kaman telah melakukan berbagai upaya agar pengolahan sampah bisa berjalan. Namun, tantangan utama masih terletak pada ketersediaan infrastruktur dasar, terutama akses jalan menuju lokasi pengelolaan.

“Izinnya sudah mulai berproses. Tapi tantangannya adalah akses jalannya. Kita perlu membangun jalan dari hulu ke hilir supaya armada bisa masuk dan aktivitas pengolahan berjalan lancar,” jelasnya.

Tak hanya untuk menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah juga diyakini bisa menjadi sumber penghidupan baru bagi warga. Menurut Pak Mon, jika pengelolaan sampah dilakukan secara terpadu, akan tercipta lapangan kerja dan pendapatan tambahan dari sektor daur ulang.

Di samping isu lingkungan, Kamarur Zaman juga menyoroti permasalahan infrastruktur jalan yang masih menjadi keluhan utama warga. Ia menyebut bahwa sejumlah wilayah di Dapil II, khususnya di Muara Kaman dan Sebulu, menghadapi akses yang terbatas dan sulit dilalui.

“Sudah kami perjuangkan dan usulkan. Kalau tidak bisa masuk di perubahan anggaran 2025, semoga bisa terealisasi di 2026. Ini menyangkut mobilitas warga dan juga distribusi hasil pertanian,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Tambang Ilegal Kian Marak, Marthinus Dorong DPRD Kaltim Layangkan Surat Terbuka ke Presiden

Ia memberi contoh pentingnya akses jalan dari Kutai Timur ke Muara Kaman yang hingga kini belum optimal. Sementara di Sebulu, beberapa titik sudah mulai masuk tahap perencanaan dan survei teknis, yang harapannya bisa segera ditindaklanjuti.

Lebih dari sekadar menyuarakan, Kamarur Zaman terus membuktikan bahwa aspirasi masyarakat ia bawa langsung ke meja pengambilan keputusan. Sikap humanis dan pendekatan yang solutif membuat perannya di DPRD Kukar mendapat tempat tersendiri di hati masyarakat Dapil II.

“Kami tidak hanya menyampaikan, tapi juga ikut mengawal hingga ada hasilnya. Karena ini adalah hak masyarakat, dan kami ada untuk memperjuangkannya,” tutupnya. (Adv/fa)

Back to top button