DPRD KALTIMPariwara

Silpa APBD Kaltim Capai Nilai Fantastis, Damayanti Minta Evaluasi Menyeluruh Pada OPD

Garda.co.id, Samarinda — Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Damayanti, memberi sorotan tajam terhadap tingginya nilai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dalam APBD Kaltim.

Silpa yang berjumlah sekitar Rp2 triliun ini dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), menurut Damayanti sebagai cerminan atas tidak optimalnya perencanaan anggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kaltim.

“Ini angka yang tidak kecil, dan sangat disayangkan apabila tidak dimanfaatkan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Damayanti menilai Silpa yang membengkak seharusnya dapat ditekan dengan memaksimalkan berbagai sektor-sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Contohnya di Balikpapan, yang notabene kota besar di Kaltim, masih banyak sekolah dengan fasilitas yang minim dan ruang belajar yang terbatas. Dana ini seharusnya bisa menjawab kebutuhan mendesak seperti itu,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hak-hak masyarakat seharusnya menjadi prioritas utama dalam proses penganggaran pemerintah. Ketika dana tidak terserap dengan baik, maka potensi pelayanan publik pun tidak maksimal.

“DPRD mendorong Pemprov agar lebih cermat dan realistis dalam menyusun rencana anggaran. Perencanaan yang lemah hanya akan mengorbankan masyarakat sebagai penerima manfaat,” imbuhnya.

Maka dari itu, Damayanti meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap OPD yang tidak bisa menyerap anggaran dengan baik.

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menetapkan program prioritas sehingga Silpa APBD tidak lagi dialami di tahun yang akan datang.

“Jangan sampai ini jadi pola yang berulang setiap tahun. Uang rakyat seharusnya kembali ke rakyat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  DPRD Kukar Dukung Penuh Pembangunan Jembatan Penghubung Jalan Kartini–Panjaitan
Back to top button