DPRD SamarindaPariwaraRagam

Pelaku UMKM Susah Dapat Modal Pinjaman, Ini Penyebabnya

Garda.co.id, Samarinda – Program kredit Berusaha, Beruntung, dan Berkah (Bertuah) yang diluncurkan Pemerintah Kota Samarinda, hingga kini masih mengalami banyak kendala. Salah satunya bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah yang tidak memiliki Nomor Izin Berusaha (NIB). Padahal program ini dimaksudkan untuk memberikan bantuan modal tanpa bunga kepada pelaku UMKM.

Laila Fatihah, Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Kota Samarinda, mengaku mendapatkan keluhan dari pelaku UMKM. Hal ini terjadi saat ia melakukan Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pendistribusian Produk Lokal UMKM ke pasar modern.

“Kendala permodalan dirasakan pelaku UMKM. Mereka yang ingin melakukan peminjaman memiliki kendala tekait syarat yang harus dipenuhi sesuai dengan jumlah pinjaman,” katanya, Kamis 9 Februari 2023.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini menguraikan, melalui program kredit Bertuah, para pelaku UMKM sebenarnya dapat mengajukan pinjaman. Mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 25 juta. Namun, harus tetap ada jaminan jika pengajuannya di atas Rp 10 juta. “Tidak jauh jika pengajuan kecil, harus memiliki NIB,” ujarnya.

Kata Laila Fatihah, dalam mengurus NIB melalui Online Single Submission (OSS) di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), pelaku UMKM banyak menemui kesulitan.
“Tadinya saya mendapatkan informasi, syaratnya mudah, hanya mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perdagangan. Ternyata tidak semudah itu dalam prakteknya,” jelasnya.

Laila Fatihah mengaku, Komisi I DPRD Kota Samarinda akan memanggil Dinas Perdagangan untuk membahas kendala yang dialami pelaku UMKM dalam mengurus NIB. “Pertanyaan saya, kalau orang jual sayur ya enggak mungkinlah mau urus NIB,” cetusnya.

Selain itu, dari pengajuan peminjaman melalui program kredit Bertuah, Laila Fatihah juga mendengar informasi jika pegadaian juga dapat memberikan modal usaha dengan syarat yang ringan. “Tetapi, saya belum menjajaki kesitu. Karena kami mencoba membuka semua keran bagi pelaku UMKM ini supaya bisa tetap jalan dan bangkit lagi,” tutupnya. (Riduan/ADV/DPRD SMD)

BACA JUGA :  Andi Satya Sebut Fasilitas Dan Kesejahteraan Jadi Kunci Utama Pemerataan Dokter Di Kaltim
Back to top button