Sarkowi Soroti Lemahnya Penegakan Hukum, Tekankan Peran Aparat dan Kesadaran Publik
Garda.co.id, Samarinda โ DPRD Kalimantan Timur menilai bahwa kuatnya penegakan hukum tidak semata ditentukan oleh banyaknya regulasi yang berlaku. Konsistensi aparat penegak hukum serta tingkat kesadaran masyarakat justru menjadi faktor penentu agar hukum benar-benar berfungsi dalam kehidupan sosial.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V. Zahry, menegaskan bahwa sistem hukum yang efektif harus ditopang oleh tiga unsur utama yang saling berkaitan dan tidak bisa berdiri sendiri.
Ketiga unsur tersebut meliputi substansi hukum, struktur penegakan, dan budaya hukum di tengah masyarakat.
Menurutnya, substansi hukum berkaitan dengan regulasi dan perangkat aturan yang menjadi dasar pelaksanaan hukum. Namun, sebaik apa pun aturan yang dibuat, tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan struktur penegakan yang kuat, yakni lembaga dan aparat hukum yang bekerja secara profesional, tegas, dan konsisten.
Tak kalah penting, Sarkowi menyoroti peran budaya hukum masyarakat. Tingkat kepatuhan, kesadaran, serta sikap warga terhadap aturan menjadi penentu utama berhasil atau tidaknya penegakan hukum di lapangan.
โJika salah satu unsur melemah, maka keseluruhan sistem hukum ikut terdampak. Aturan bisa kehilangan makna tanpa aparat yang konsisten, dan penegakan hukum pun tidak akan efektif bila masyarakat abai,โ ujarnya.
Akhir, Sarkowi menambahkan, sinergi antara regulasi yang berkualitas, aparat penegak hukum yang berintegritas, serta masyarakat yang memiliki kesadaran hukum menjadi kunci agar hukum tetap berwibawa dan mampu menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






