DPRD SamarindaPariwara

Rohim Sebut Sapras Sektor Pendidikan Banyak Belum Memenuhi SNI

Garda.co.id, Samarinda – Banyaknya Sarana dan Prasarana (Sapras) khususnya di bidang pendidikan saat ini belum memenuhi standarisasi hingga tuai sorotan dari Panitia Khusus Laporan Kegiatan Pertanggunggjawaban (Pansus LKPj) Pemerintah Kota Samarinda, Abdul Rohim.

Dirinya mengatakan Sarpras saat ini belum mengalami perkembangan. Karena masih banyaknya fasilitas fisik yang dianggap masih kurang mendukung di dunia pendidikan. Saat ini yang kita cross check adalah salah satu program prioritas Walikota yaitu bantuan peralatan sarana dan prasarana untuk menunjang program belajar 12 tahun.

“Yang paling utama kita cross check terkait yang disampaikan waktu LKPJ, nah yang kita dapatkan datanya ternyata masih banyak sekolah – sekolah yang peralatan dan sarana prasarananya belum memenuhi standarisasi,” ungkap Rohim.

Lanjut, Rohim mengatakan mesti ada ukuran dalam menunjang program belajar 12 tahun, artinya semua sekolah di Samarinda harus mendapatkan fasilitas dengan baik.

“Karena kan di situ enggak disebut berapa persen, tapi disebut bantuan sarana prasarana 12 tahun berarti seluruh sekolah, nah yang tahun 2023 itu kita kroscek datanya, kurang lebih baru 50 persen yang tersentuh dari bantuan itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya menanggapi apa yang telah disampaikan oleh Walikota. Ternyata belum seluruh PAUD hingga sekolah SD dan SMP sudah memenuhi standar SNI untuk peralatan dan saran atau prasarananya.

“Soal pasar SNI mestinya ada dalam program prioritas, kan tunjangan pendidikan, mestinya sekolah itu yang diprioritaskan, karena disitu generasi muda kita terdidik,” tutupnya. (Dery/Adv/DPRDSamarinda).

BACA JUGA :  Hadiri Sosialisasi KPU, Ahmat Sopian Noor Sebut Jumlah Dapil dan Kursi Pemilu 2024 Tidak Berubah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 2

Back to top button