Antrean BBM Memicu Kemacetan, Laila Pinta Pertamina Berikan Solusi
Garda.co.id, Samarinda – Polemik yang dihadapi masyarakat Kota Samarinda seolah-olah tak kunjung tuntas. Setelah adanya kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, saat ini warga dihadapkan dengan kebijakan pembelian pertalite yang diberlakukan pada pukul 19.00 Wita.
Kebijakan tersebut, dikeluarkan oleh pihak pertamina dengan tujuan mengurangi kemacetan yang tejadi di sejumlah SPBU akibat antrean pembelian BBM. Diantaranya SPBU baru di Jalan Juanda dan Jalan Gatot Subroto, lantaran kedua wilayah tersebut masih berada di tengah kawasan kota.
Menyikapi kebijakan pertamina tersebut, Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah mengakui adanya antrean yang kerap menjadi pemicu kemacetan pada kedua SPBU tersebut. Ditambah dengan dibatasinya distribusi, khususnya BBM bersubsidi.
“Saya juga merasakan, terutama SPBU baru di jalan Juanda. Posisinya ada tempat putar arah, macet sekali,” uncapnya.
Selanjutnya, Politisi Partai Persatuan Pembangunan ini pun berharap adanya solusi dari pihak Pertamina terkait kemacetan tersebut. Sebagai Komisi II hal ini tentunya sudah menjadi tanggung jawab pihaknya untuk mengadakan evaluasi. Sebab, agar kemacetan tidak terus terjadi di kedua SPBU ini, pihak Pertamina diminta untuk segera memastikan strategi mereka terkait permasalahan tersebut.
“Semuanya berkaitan dengan BBM yang selama ini menjadi point permasalahannya. Sehingga untuk membahas isu-isu seperti ini, kami akan mengagendakan pertemuan dengan pihak Pertamina,” tutup Laila.(Mr/Adv)







