DPRD KukarPariwara

Ahmad Yani Dorong Komitmen Bersama Wujudkan Tambang Ramah Lingkungan di Kukar

 

Garda.co.id, Tenggarong – Isu lingkungan hidup di Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi perhatian serius di kalangan legislatif. Ahmad Yani, Anggota DPRD Kukar dari Fraksi PDI Perjuangan, menegaskan pentingnya penerapan praktik pertambangan yang baik atau good mining practice sebagai kunci keberlangsungan ekosistem daerah.

Menurutnya, keberadaan industri pertambangan memang tak terelakkan di Kukar. Namun demikian, aktivitas tersebut tidak boleh mengabaikan tanggung jawab lingkungan yang melekat pada setiap proses eksplorasi dan eksploitasi.

“Kalau terkait isu lingkungan, yang paling penting itu bagaimana menggerakkan good mining practice, terutama jika kerusakan disebabkan oleh aktivitas pertambangan,” ujarnya saat ditemui, Kamis (08/05/2025).

Ahmad Yani mengungkapkan bahwa regulasi sebenarnya sudah mengatur secara rinci soal kewajiban perusahaan, termasuk soal reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang. Sayangnya, tak semua pelaku industri menjalankannya secara konsisten.

“Kekhawatiran kita adalah jika penambangan tidak sesuai rencana, atau bahkan dilakukan secara ilegal. Ini yang perlu dijaga agar tidak merusak lingkungan lebih jauh,” katanya dengan nada serius.

Penambangan ilegal, lanjutnya, menjadi momok tersendiri. Selain tidak berkontribusi pada daerah, aktivitas ini juga rawan menimbulkan kerusakan lingkungan yang tak terkendali. Karena itu, pengawasan perlu diperketat.

Ahmad Yani pun mendorong keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan DPRD, dalam memastikan pelaksanaan pertambangan berlangsung sesuai aturan. Tak hanya itu, ia juga meminta agar kesadaran masyarakat sekitar tambang ikut dibangun.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting. Pemerintah, DPRD, perusahaan, dan masyarakat harus duduk bersama. Supaya ada kontrol sosial dan pengawasan teknis yang kuat,” ucapnya.

Dalam waktu dekat, dirinya menyebut DPRD Kukar akan meningkatkan fungsi pengawasan terhadap perusahaan tambang melalui komisi-komisi terkait. Tujuannya, memastikan setiap proses tambang tunduk pada dokumen AMDAL dan tidak merugikan lingkungan.

BACA JUGA :  Husin Sebut Selain Keindahan Wilayah Pesisir, Pertumbuhan Ekonomi Juga Menjadi Tawaran

“Kami akan gerakkan semua komisi untuk awasi langsung di lapangan. Supaya semua bekerja sesuai koridor dan ada transparansi,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat, Ahmad Yani percaya bahwa pertambangan tetap bisa menjadi bagian dari pembangunan yang berkelanjutan jika dilaksanakan dengan niat baik dan komitmen bersama.

“Kuncinya adalah sinergi. Komitmen perusahaan, pemerintah, dan masyarakat. Kalau itu jalan, saya yakin Kukar bisa maju tanpa harus mengorbankan alamnya,” pungkasnya. (Adv/fa)

Back to top button