Tak Ada Peserta Difabel di Talenta Muda Kaltim, Dispora Tetap Genggam Semangat Inklusif
Garda.co.id, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kepemudaan yang inklusif. Namun, ironi terjadi dalam program Pendidikan Kader Talenta Muda tahun ini, di mana kuota khusus bagi pemuda penyandang disabilitas justru belum tersentuh.
Rusmulyadi, Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, mengungkapkan bahwa dari lima kursi yang secara khusus dialokasikan bagi penyandang disabilitas, tak satupun yang terisi.
“Kemarin waktu pendaftaran Talenta Muda sudah kami buka kesempatan seluas-luasnya, tapi sayangnya belum ada teman-teman disabilitas yang mendaftar,” ujarnya.
Padahal, lanjut Rusmulyadi, Dispora Kaltim telah menetapkan alokasi kuota disabilitas secara eksplisit dalam petunjuk teknis program. “Kalau dibuka juknis-nya, tertulis jelas ada jatah lima orang disabilitas. Itu tidak boleh diganggu,” tegasnya.
Dari total 50 peserta yang diterima dalam program tersebut, lima kursi atau 10 persen memang disiapkan khusus untuk pemuda disabilitas. Menurut Rusmulyadi, ini bukan angka formalitas, melainkan bentuk nyata komitmen Dispora Kaltim dalam mendorong keadilan akses bagi seluruh lapisan pemuda.
“10 persen itu bukan angka main-main. Itu bagian dari upaya kami agar teman-teman disabilitas mendapatkan ruang dan kesempatan yang sama dalam pengembangan talenta muda,” imbuhnya.
Meskipun kuota tersebut masih kosong pada pelaksanaan terakhir, Dispora Kaltim tak surut semangat. Pintu akan terus terbuka, dan peluang partisipasi bagi pemuda penyandang disabilitas akan selalu menjadi prioritas.
“Saya optimis ke depannya akan ada yang mendaftar. Ruang itu akan terus kami buka, karena memang itu hak mereka,” pungkas Rusmulyadi. (Dry/Adv//DisporaKaltim)






