KORMI Kaltim Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Olahraga Tradisional dan Rekreasi
Garda.co.id, SAMARINDA – Menjawab kebutuhan masyarakat akan gaya hidup sehat yang menyenangkan dan mudah diakses, Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kalimantan Timur mengajak warga untuk aktif bergerak melalui olahraga berbasis tradisi dan komunitas.
Kampanye ini tak hanya sebatas imbauan, tetapi bagian dari gerakan membangun budaya olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.
“Sebagai mitra pemerintah, kami di KORMI ingin membangun kesadaran bahwa olahraga tidak harus mahal atau rumit. Cukup dimulai dari hobi, dari aktivitas yang membuat kita senang dan sehat,” ujar Sulaiman, Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim yang juga Sekertaris Kormi Kaltim.
Saat ini, KORMI Kaltim membina 68 induk organisasi (inorga) olahraga masyarakat non-prestasi. Beragam cabang yang diusung tak hanya unik tapi juga sarat nilai budaya, seperti mancing, bermain layangan, gasing, panahan tradisional, hingga lempar pisau.
“Banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan minat. Kalau hobi mancing, bisa bergabung dengan komunitasnya. Dulu suka main layangan? Kami punya inorga untuk itu juga,” tambahnya.
Menurutnya, olahraga tradisional dan rekreasi menawarkan kemudahan akses karena tak menuntut fasilitas mahal. Lebih dari itu, aktivitas ini memperkuat kesehatan fisik, memperbaiki suasana hati, sekaligus membangun koneksi sosial antarwarga.
“Kegiatan seperti ini mempererat kebersamaan dan menjadikan olahraga bagian dari gaya hidup yang seru dan sehat,” jelas Sulaiman.
Berbeda dengan olahraga prestasi yang berorientasi pada medali dan kompetisi, olahraga masyarakat menekankan pada partisipasi aktif dan keberlanjutan.
“Kami ingin mengingatkan masyarakat, jangan hanya fokus pada pekerjaan. Sisihkan waktu untuk berolahraga, untuk tertawa, dan untuk merasa sehat dan bahagia,” tegasnya.
KORMI Kaltim juga terus memperluas jangkauan hingga ke pelosok desa. Melalui berbagai komunitas dan kegiatan inklusif, KORMI memastikan olahraga masyarakat dapat dirasakan manfaatnya secara merata, bukan hanya di kota-kota besar.
“Kami ingin seluruh masyarakat Kaltim bisa hidup sehat dan gembira, tak peduli tinggal di mana. Olahraga ini untuk semua, dari berbagai usia dan latar belakang,” ujarnya.
Ke depan, KORMI Kaltim akan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, sekolah-sekolah, dan komunitas hobi, agar olahraga tradisional dan rekreasi benar-benar tertanam sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat Bumi Etam.
“Target kami bukan sekadar jumlah kegiatan, tapi bagaimana olahraga ini bisa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Kaltim bisa jadi contoh provinsi yang aktif, sehat, dan penuh semangat gotong royong,” tutupnya. (Dry/Adv/DisporaKaltim)






