Pansus RPJMD Tekankan Hilirisasi Sawit sebagai Kunci Peningkatan PAD
Garda.co.id, Samarinda— DPRD Kalimantan Timur mulai mengkaji draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2030 yang telah diajukan oleh Pemprov Kaltim.
Melalui rapat dengar pendapat yang digelar Rabu (9/7/2025), panitia khusus (pansus) memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas detail teknis pelaksanaan visi-misi Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.
Ketua Pansus RPJMD, Syarifaul Sya’diah, menekankan perlunya langkah konkret dalam merealisasikan hilirisasi, khususnya di sektor kelapa sawit. Menurutnya, potensi besar dari komoditas ini belum dimanfaatkan maksimal, padahal sangat strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan membuka lapangan pekerjaan.
“Kenapa kita tidak bikin perusahaan minyak goreng sendiri dari perusda? Ini bisa menjawab tiga hal, hilirisasi, peningkatan PAD, dan solusi pengangguran serta kemiskinan,” jelasnya.
Ia menilai, penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bisa menjadi jawaban atas tantangan mewujudkan kemandirian fiskal dan kesejahteraan masyarakat. Namun, diperlukan sinergi lintas sektor agar rencana ini berjalan efektif.
Lebih lanjut, Syarifatul menyampaikan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk memetakan potensi penerimaan dari berbagai sektor, sejalan dengan target peningkatan PAD lima tahun ke depan.
“Target kami selama lima tahun ini, PAD naik, kemiskinan turun, pengangguran juga berkurang. Semua demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Syarifatul memastikan pansus akan mengawal penuh visi dan misi kepala daerah agar tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program nyata.
“Karena kami ini juga bagian dari Pak Gubernur. Tugas kami mengawal sampai benar-benar terwujud,” tukasnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






