Fokus Pembangunan Loa Kulu 2025: Hairendra Kawal Penguatan UMKM, Perikanan, dan Infrastruktur
Garda.co.id, Tenggarong– Kecamatan Loa Kulu, salah satu wilayah strategis di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus menjadi perhatian pemerintah daerah dan DPRD Kukar dalam hal pemerataan pembangunan. Tahun 2025 ini, berbagai program prioritas disiapkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Hairendra, mengungkapkan bahwa sejumlah sektor menjadi fokus utama dalam perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan di Loa Kulu. Di antaranya adalah sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), perikanan, serta infrastruktur dasar.
“Fokus tahun ini antara lain pada penguatan sektor UMKM dan perikanan, baik untuk kelompok nelayan maupun budidaya. Selain itu, juga ada program infrastruktur, seperti irigasi pertanian, jalan, dan bangunan pendukung lainnya,” ujar Hairendra, Kamis (10/07/2025).
Ia menjelaskan, dukungan terhadap pelaku UMKM di Loa Kulu menjadi bagian penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Sejumlah pelatihan, bantuan alat usaha, hingga akses pasar akan menjadi bagian dari program yang didorong melalui sinergi lintas sektor bersama dinas teknis terkait.
Sementara itu, sektor perikanan juga mendapat porsi perhatian yang besar. Mengingat sebagian warga Loa Kulu masih menggantungkan hidup dari perikanan tangkap dan budidaya, Hairendra menilai perlu adanya intervensi program yang dapat meningkatkan produktivitas serta menjaga keberlanjutan sumber daya perairan.
“Bantuan untuk kelompok nelayan dan pembudidaya ikan sangat penting. Kita ingin mereka bukan hanya bertahan, tapi juga berkembang,” jelasnya.
Tak kalah penting, pembangunan infrastruktur seperti jalan lingkungan, jaringan irigasi, dan bangunan pendukung pertanian juga menjadi prioritas. Menurut Hairendra, infrastruktur yang baik akan mempercepat distribusi hasil produksi serta memudahkan mobilitas warga di desa-desa Loa Kulu.
Ia menegaskan bahwa program-program tersebut telah masuk dalam agenda pembahasan bersama OPD dan akan terus dikawal agar pelaksanaannya tepat sasaran. Hairendra juga aktif menyerap aspirasi masyarakat langsung melalui forum-forum warga maupun kunjungan lapangan.
“Yang kami perjuangkan di DPRD adalah berdasarkan kebutuhan nyata di masyarakat. Loa Kulu punya banyak potensi, tinggal bagaimana kita kelola dan fasilitasi dengan serius,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat, Hairendra berkomitmen untuk memastikan bahwa pembangunan tidak hanya berpusat di kota, melainkan merata hingga ke pelosok kecamatan. Ia berharap masyarakat Loa Kulu dapat merasakan langsung dampak dari program-program yang dijalankan tahun ini.
“Kami ingin masyarakat merasa dilibatkan dan dilayani. Tidak sekadar janji, tapi benar-benar hadir di tengah kebutuhan mereka,” pungkasnya. (Adv/fa)






