Hasanuddin Sebut Penutupan Alur Sungai Mahakam Tidak Bisa Hanya Mengandalkan Kebijakan Pemerintah Daerah
Garda.co.id, Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud menyampaikan rencana penutupan alur Sungai Mahakam harus memiliki landasan kuat dari keputusan Pemerintah pusat bukan hanya dari keputusan daerah.
“Kalau penutupannya sudah diputuskan oleh pemerintah pusat, silakan. Tapi kalau daerah bertindak sendiri, itu tidak dibenarkan dan tentu kami menolak,” sebutnya.
Dirinya menyampaikan bahwa wacana pengelolaan sungai diserahkan ke daerah memang terbuka, namun prosesnya panjang dan membutuhkan persiapan mendalam.
Lanjut Hasanuddin, pengerukan Sungai Mahakam secara menyeluruh juga merupakan hal penting untuk mengurangi endapan tanah yang telah terjadi selama puluhan tahun.
Hasanuddin melihat sejumlah infrastruktur yang ada saat ini sudah terlalu lama sehingga kurang optimal lagi untuk mengatasi permasalahan yang ada saat ini.
Bahkan, beberapa penampungan air yang ada juga mengalami pedangkalan sehingga ketika hujan tinggi dan juga air pasang dapat menyebabkan banjir.
Hasanuddin menekankan perlunya sinergi kuat antara pemerintah pusat, provinsi, dan kota untuk merumuskan solusi jangka panjang.
“Dengan koordinasi yang baik, kita berharap penanganan Sungai Mahakam dan persoalan banjir bisa dilakukan lebih efektif dan berkesinambungan,” tandasnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






