DPRD SamarindaPariwara

Perizinan Usaha Pariwisata di Permudah, Kharin Anggap Samarinda Bisa Jadi Kota Wisata

Garda.co.id, Samarinda – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Abdul Khairin menyampaikan telah mendapat beberapa masukan dari para pelaku usaha pada bidang Pariwisata.

Masukan masukan yang diterima Khairin, salah satunya berupa perizinan usaha yang kurang di fasilitasi, sehingga beberapa tempat usaha di bidang pariwisata banyak yang berjalan namun tidak memiliki surat izin

“Kita sebut Pesut Bentong yang sudah cukup mahsyur beberapa tahun ini, ternyata payung legalnya juga belum ada, kemudian kita juga sebutkan satu sampel lagi di dekat pelabuhan jembatan 1 itu ada Jetski, itu juga tidak ada payung hukumnya untuk izin” ungkap Khairin pada Kamis (28/3/2024)

Lanjut, Khairin menganggap potensi di bidang pariwisata sangat menjajikan. Dirinya pun memberberkan beberapa daerah di Kaltim yang memiliki bidang pariwisata mendapatkan respon yang baik

“Kita lihat balikpapan itu cukup prospektif, modalnya juga tidak terlalu besar 30-40 juta, rentalnya hanya per 20 menit, jadi ini kan potensinya besar,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan jika bidang pariwisata tidak di fasilitasi dengan baik maka keinginan pelaku usaha akan hilang dan tidak bisa mendapatkan tempat yang nyaman

Melihat hal tersebut, Khairin mengatakan jika Pemkot ingin sesuatu yang baik, artinya berikan fasilitas yang baik terlebih dahulu kepada para pelaku usaha tersebut. Sebab itu semua bisa masuk ke dalam PAD Samarinda.

“Kalau sudah kita berikan fasilitas yang baik kita menuntut re turn dalam bentuk PAD insyaallah juga baik, jadi berikan dulu kemudahan jika nantinya banyak yang berusaha di bidang pariwisata diberi regulasi yang baik,” ucapnya.

Dirinya merasa, jika pariwisata bisa berkembang, yang mendapat PAD nya juga pemerintah kota, dan seluruh warga Samarinda juga mungkin bisa ikut bangga, bahwa samarinda ternyata nantinya bisa jadi kota wisata

BACA JUGA :  Audit Keterbukaan Informasi Publik di Kukar: Dialog KIP Kaltim dengan Pemkab

“Siapa yang nyangka nantinya kita bisa menjadi seperti Bandung, Jogja bisa menjadi seperti Denpasar kita gak tau, makanya tadi sudah disebutkan secara sekilas, kita ini bisa menjadi tolak ukur yang spesifik kita maunya role modelnya seperti ini,” tutupnya (DG/Adv/DPRDSamarinda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

− 1 = 1

Back to top button