Ragam

HMI Donasikan 30 ribu masker dan 10 ribu Hand Sanitizer

 

SAMARINDA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sebagai organisasi mahasiswa tertua di Indonesia yang saat ini telah berusia 73 tahun. Peranan dalam perjuangan dan pengabdiannya kepada umat untuk membangun negeri tidak usah lagi di pertanyakan.

Tidak hanya membantu mengusir penjajah, namun juga berperan untuk mendorong pemerintah dalam membangun tanah air. Salah satunya di Kota Samarinda maupun Provinsi Kalimantan Timur.

Ditengah pandemi covid-19 yang menyerbak diseluruh penjuru dunia ini. Badan Koordinasi HMI Kaltim-Kaltara beserta HMI Cabang Samarinda dalam program HMI Peduli Umat, pun turut membantu pemerintah dalam pemberantasan dan pencegahan dari penyebaran covid-19, dengan membagikan sebanyak 30 ribu masker dan 10 ribu hand sanitizer kepada 20 pondok pesantren yang ada di Samarinda.

Penyerahan ini diantarkan langsung oleh pengurus HMI Cabang Samarinda dan pengurus Badko HMI Kaltim-Kaltara di masing-masing pondok pesantren, Kamis (31/12/2020).

Ketua HMI Cabang Samarinda, Nur Hariyani mengatakan pembagian bantuan ini dalam rangka membantu para santri dalam menghadapi proses belajar tatap muka yang dicanangkan akan dihelat sejak Januari 2021.

“Kita juga mengetahui saat ini pemerintah belum mampu menangani wabah covid-19, maka dari itu kita pun turut serta membantu,” kata Yani sapaannya.

Yani berharap hal ini dapat membantu efektivitas saat kelak dilakukannya pembelajaran tatap muka, serta menyokong pondok pesantren dalam mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Umum Badko HMI Kaltim-Kaltara, Abdul Muis mengatakan adanya bantuan ini berharap agar dapat mengurangi penyebaran pandemi covid-19. Selain memberikan bantuan, pihaknya pun mengingatkan kepada seluruh kalangan terutama para santri untuk dapat menerapkan protokol kesehatan.

“Karena yang dikhawatirkan, gelombang lanjutan dari covid-19 ini,” kata Muis.

Selin itu, Muis menyampaikan pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian HMI kepada umat khususnya ke beberapa pondok pesantren yang ada di kota samarinda.

“Yang kita dorong ini santri menjadi teladan dalam kehidupan bermsyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Salah satu pondok pesantren penerima bantuan dari HMI, yakni Pondok Pesantren Pelajar Mahasiswa Nurul Islam Swadaya Samarinda, yang diketuai oleh H.K.E. Waspodo mengatakan barang yang diberikan ini merupakan kebutuhan pihaknya dalam menyikapi covid-19 yang tidak diketahui kapan berakhirnya.

“Bantuan ini pun sesuai dengan apa yang diperlukan kami,” kata Waspodo.

Oleh karena itu, ia sangat berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan ini. Pihaknya pun menyambut baik atas maksud serta tujuan dari bantuan masker dan hand sanitizer dari HMI ini. (Faisal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button