Pariwara

Genjot Pembangunan Kaltim, Bappeda Gelar Nominasi PPD 2022 Untuk 10 Kabupaten Kota.

Garda.co.id, Balikpapan – Mengejar peningkatan pembangunan daerah di 10 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Pemerinta Provinsi (Pemprov) dalam hal ini yang di gagas oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim menyelenggarakan nominasi penghargaan pembangunan daerah (PPD). Ajang bergengsi itu, wajib di ikuti oleh 10 Kabupaten/Kota.

Kepala Bapedda Kaltim, HM Aswin, menyampaikan, PPD itu telah masuk dalam tahapan ke 2, dengan penilaian melalui presentasi dan wawancara kepada enam Kabupaten/Kota terpilih yang dilaksanakan di Ruang Rapat Hotel Four point Jalan Pelita Raya No. 19 Sepinggan Kec. Balikpapan Selatan, Selasa (15/2/2022).

“Sekarang ini sudah tahapan ke dua. Ada 6 Kabupaten/Kota yang lolos tahapan ini,” Kata Aswin

Dalam ajang tersebut, Bapedda Kaltim menghadirkan 3 Tim penyeleksi yaitu, Tim  Penilai Independen, Tim Penilai Utama dan Tim Penilai Teknis. Kegiatan penilaian berlangsung melalui Luring maupun Daring lantaran Pemprov Kaltim masih mengantisipasi lonjakan peningkatan COVID-19.

Aswin mengaku, pihaknya telah menyelesaikan segala tahapan, mulai dari pengawasan, penilaian hingga perencanaan untuk dapat menyelenggaraan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2022 dengan tepat waktu.

“Pada pagi hari ini kita bersama-sama akan melaksanakan kegiatan tahapan akhir yaitu presentasi dan wawancara kepada 6 (enam) nominasi Kabupaten/Kota terpilih,” ucap Aswin sapaan karib Kepala Bapedda Kaltim saat berada di atas fodium.

Menurut Aswin, tahapan presentasi dan wawancara kali ini, merupakan Paparan dari perwakilan 6 (enam) kabupaten/kota terpilih dengan isian presentasi yang terdiri dari kebijakan dan capaian pembangunan di wilayahnya, serta inovasi pembangunan yang telah dikembangkan pada masing-masing daerah.

Hal itu ditujukan untuk memperoleh informasi dan konfirmasi dari Pemerintah Dearah Kabupaten/Kota. Untuk Penilaian sendiri, Aswin membeberkan, akan ditekankan kepada 4 (empat) aspek utama yaitu pencapaian, kualitas dokumen, proses penyusunan dokumen RKPD dan inovasi yang dikembangkan.

BACA JUGA :  Pemenuhan PJU Samarinda Gunakan Skema MYC

“Penetapan nominasi tentunya telah melalui berbagai pertimbangan teknis dan lain- lainnya sebagaimana petunjuk pelaksanaan Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2022 oleh Tim Penilai yang terdiri dari Tim Penilai Independen (akademisi), Tim Penilai Teknis (Lembaga Administrasi Negara/LAN, Inspektorat, Balitbangda, Biro Organisasi, Biro Pemerintahan, dan Biro Hukum Setda Provinsi Kaltim) serta Tim Penilai Utama (Para Kepala Bidang dan Kepala Sub Bidang Bappeda Provinsi Kaltim),” kata Aswin.

Dalam proses penilaian itu berlangsung selama 5 hari, yaitu sejak tanggal 08 hingga 11 Februari 2022. Peserta pun dibagi dalam 5 kelompok dengan masing masing kelompok terdiri dari 5 orang Tim penilai dengan jumlah personil 25 orang tim penilai pada 9 Kabupaten/Kota. Dalam kegiatan bergengsi ini, Kabupaten Panajam Paser Utara tidak dapat mengkuti rangkaian penilaian, dikarenakan Kabupaten PPU sampai dengan batas waktu yang sudah ditentukan tidak melakukan upload dokumen.

Lanjutnya, setelah seluruh tim penilaian melakukan penelaahan dan mencermati semua dokumen perencanaan yang sudah disampaikan oleh setiap daerah, maka ditentukanlah 6 daerah yang berhasil lolos untuk masuk ke dalam tahapan selanjutnya.

“Dari hasil jumlah nilai yang dikumpulkan berdasarkan pembobotan pada modul 1, akhirnya tim penilai sepakat untuk menetapkan Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kota Bontang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Berau serta Kabupaten Paser sebagai nominasi terpilih untuk mengikuti tahapan selanjutnya yaitu presentasi dan wawancara pada hari ini, ungkap Aswin.

Dari segala rangkaian tersebut, Aswin memberikan apresiasi kepada perwakilan dari Bappenas selaku tim observer yang turut hadir secara daring untuk menyaksikan langsung pelaksanaan wawancara dari awal hingga akhir acara.

“Saya mengucapkan selamat menjalankan kegiatan wawancara bagi 6 (enam) Kabupaten/Kota dan pada akhirnya nanti akan terpilih terbaik satu untuk Kabupaten dan terbaik satu untuk kota yang untuk tahapan selanjutnya akan melangkah pada tingkat nasional,”pungkasnya.(adv/kmf/NNI)

BACA JUGA :  Penyertaan Modal Perusda Jadi Sorotan DPRD Kaltim di Pembahasan APBD 2023

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button